Klien Seperti Ini yang Menjadi Target Limelight Network di Indonesia

Klien Seperti Ini yang Menjadi Target Limelight Network di Indonesia

Klien Seperti Ini yang Menjadi Target Limelight Network di Indonesia

Klien Seperti Ini yang Menjadi Target Limelight Network di Indonesia
Klien Seperti Ini yang Menjadi Target Limelight Network di Indonesia

Limelight Network sebagai perusahaan jaringan melihat Indonesia memiliki

potensi pasar yang tinggi untuk urusan video streaming dan publisher game online.

Sehingga tidak berlebihan jika Limelight Network, perusahaan asal Amerika Serikat fokus untuk membidik pasar Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Jaheer Abbas, sr. Director of Sales Limelight Network,
Untuk saat ini, Jaheer mengakui di Indonesia Limelight Network, belum memiliki klien, akan tetapi mayoritas klien mereka punya pelanggan atau pengakses konten dari Indonesia.

Oleh karena itu, untuk menyasar pasar B2B

(Business to Business), lanjut Jaheer, Limelight Network menargetkan dua jenis klien di Indonesia.

“Yakni perusahaan di luar negeri yang men-deliver content-nya ke pasar Indonesia serta perusahaan di Indonesia yang men-deliver content-nya untuk pasar Indonesia maupun mancanegara,”kata Jaheer, di Jakarta (25/09/19).

Lalu apa yang ditawarkan Limelight Network, di Indonesia?

Dikatakan Jeheer, Indonesia merupakan pasar yang potensial bagi perusahaan gaming. Ini bisa dilihat dari banyaknya pengakses berasal dari Indonesia, selain China dan India.

Namun layanan tersebut tidak berjalan mulus. Penyebabnya adalah lokasi server penyedia yang jauh dan menyebabkan tingkat latency atau delay yang cukup tinggi.

Untuk mengatasinya, diperlukan penyedia layanan CDN

(Content Delivery Network) dan solusi Limelight Network memenuhi akan hal itu.

“Dengan adanya CDN, mereka dapat mengakses konten web ataupun video menjadi lebih cepat, karena mereka tidak perlu mengakses ke server utama, melainkan ke server CDN yang berlokasi lebih dekat,”ujar Jaheer.

Dikatakan Jaheer, Limelight Networks sendiri memiliki empat layanan utama, yakni on demand and live video software, gaming, and digital media web content, dan IoT.

 

Baca Juga :

About the author