Cara mengatur kehidupan dapat dengan berbagai pola

Cara mengatur kehidupan dapat dengan berbagai pola

Cara mengatur kehidupan dapat dengan berbagai pola

Cara mengatur kehidupan dapat dengan berbagai pola

dan tentu tidak sama di setiap negara. Hal ini selain perbedaan ideologi yang dianut juga merupakan hasil perkembangan sejarah dan kebudayaan suatu negara. Ada negara yang dengan tegas menentukan bahwa pemerintah atau negaralah yang harus menentukan apa dan berapa yang dihasilkan, negaralah yang memiliki serta menguasai segala sumber-sumber daya, mengatur produksi dan distribusi, dan negara pula sebagai sektor ekonomi bangsa. Sebaliknya ada juga negara yang berpendapat bahwa sebaiknya pihak swasta, bukan pemerintah atau negara yang memiliki, menjalankan, menentukan, dan mengelola seluruh kegiatan ekonomi bangsa. Dengan kata lain, pasar bebas dan mekanisme

hargalah yang menjadi prinsip koordinasi ekonomi.

Berdasarkan pengalaman dan perkembangan sejarah, kebanyakan negara modern di dunia ini tidak lagi mengikatkan diri pada salah satu dari sistem yang ada tersebut, tetapi mencari suatu jalan tengah antara keduanya, yang dirasa paling sesuai dengan situasi dan tradisi negara yang bersangkutan.

Apa pun sistem ekonomi yang dianut oleh suatu bangsa (negara), berikut ini beberapa tujuan yang diharapkan dapat dicapai oleh sistem ekonomi yang dianut, yaitu :

  • Kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
  • Pertumbuhan ekonomi.
  • Kestabilan ekonomi dengan kesempatan kerja yang luas.
  • Adanya insentif atau dorongan untuk bekerja dan ikut ambil bagian dalam kegiatan ekonomi masyarakat.
  • Adanya koordinasi yang efektif dan efisien (tepat guna dan berdaya guna) terhadap produksi, konsumsi, dan investasi (misalnya, dalam menanggapi adanya perubahan cara berproduksi atau pola kebutuhan masyarakat).
  • Adanya perimbangan yang wajar antara kepentingan sekarang dan kepentingan masa depan (konkretnya antara konsumsi, tabungan, dan investasi).
  • Adanya perimbangan yang wajar antara barang untuk kepentingan umum (sektor publik) dan untuk kepentingan perorangan (sektor swasta).
  • Adanya kesamaan hak dan pembagian pendapatan yang cukup merata di antara berbagai golongan dan lapisan masyarakat.
  • Adanya perimbangan yang wajar antara kekuasaan dan pengaruh antara atas dan bawah.
  • Diindahkannya nilai-nilai yang melekat pada diri manusia, yaitu hak-hak asasi manusia (HAM), adanya keadilan sosial, kebebasan, kesamaan, solidaritas, hak milik, dan sebagainya.

Sumber : https://dogetek.co/

About the author